Apa Itu Kabel UTP?

Kabel UTP adalah jenis kabel yang umum digunakan untuk menghubungkan perangkat komputer ke jaringan LAN. Nama UTP singkatan dari “Unshielded Twisted Pair,” yang berarti kabel ini tidak memiliki pelindung aluminium dan memiliki dua kabel yang saling melingkar.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi gangguan transmisi data dan mencegah sambungan yang tidak diinginkan dalam jaringan. Kabel UTP memiliki lilitan kabel tembaga berwarna-warni yang memiliki fungsi tertentu dan karakteristik yang membedakannya dari jenis kabel lainnya.

Berikut ini adalah karakteristik dari kabel UTP :

  • Pembuatannya harus menggunakan soket RJ-45
  • Memiliki isolator pelindung luar
  • Panjang kabelnya berukuran maksimal hingga 100 meter. Jika Anda ingin menggunakan kabel yang lebih dari panjang dari ukuran tersebut maka dibutuhkan repeater jaringan.
  • Besar bandwidthnya bisa mencapai 100 Mbps.
  • Fungsinya yaitu mengirimkan, menerima informasi, dan sebagai konduktor tegangan.

Selain UTP, STP (Shielded Twisted Pair) juga cukup populer. Perbedaannya hanya terletak pada pelindung logam foil yang melapisi kabel STP, sedangkan UTP tidak.

Fungsi kabel UTP

Kabel twisted tanpa pelindung digunakan untuk membuat jaringan LAN kecil. Mereka berfungsi agar komputer bisa terhubung satu sama lain atau ke jaringan. Warna kabelnya penting karena mewakili fungsi khusus:

  • Kabel jingga dan putih-jingga untuk mentransfer data.
  • Kabel hijau dan putih-hijau juga untuk mentransfer data.
  • Kabel biru dan putih-biru digunakan untuk mentransfer suara.
  • Kabel cokelat dan putih-cokelat berperan sebagai pengantar arus listrik DC.

Jenis-jenis Kabel UTP

Ada tiga jenis kabel UTP berdasarkan fungsi warna: Straight Through, Cross Over, dan Roll Over.

  • Straight Through: Kabel ini memiliki urutan warna yang sama pada kedua ujung konektor, dengan susunan warna dari putih-jingga hingga cokelat. Biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda, seperti komputer ke switch, router ke switch, atau komputer ke hub.
  • Cross Over: Pada kabel ini, urutan warna konektor berbeda di setiap ujungnya. Digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama, seperti komputer ke komputer, switch ke switch, atau router ke router.
  • Roll Over: Kabel ini memiliki ujung konektor yang disusun terbalik. Sering digunakan untuk menghubungkan perangkat berbeda, seperti proyektor, switch, dan printer.

Jadi, perbedaan utama antara ketiganya adalah susunan warna konektor dan tujuan penggunaannya.

7 Kategori Kabel UTP

Ada tujuh kategori kabel UTP berdasarkan tingkat kecepatan dan kerapatan lilitan. Ini penting untuk memilih kabel yang sesuai:

  1. Kabel UTP Cat 1: Kecepatan rendah sekitar 1 Mbps, digunakan untuk telepon analog.
  2. Kabel UTP Cat 2: Kecepatan 4 Mbps, digunakan untuk suara digital pada jaringan IBM token ring.
  3. Kabel UTP Cat 3: Kecepatan 10 Mbps, menggabungkan suara digital dan analog.
  4. Kabel UTP Cat 4: Kecepatan 6 Mbps, digunakan untuk topologi jaringan token ring.
  5. Kabel UTP Cat 5: Kecepatan 100 Mbps, dengan versi Cat 5e yang memiliki frekuensi sinyal lebih tinggi.
  6. Kabel UTP Cat 6: Kecepatan 1 Gbps, frekuensi sinyal tinggi, ada versi dengan kemampuan komunikasi hingga 500 Mhz.
  7. Kabel UTP Cat 7: Kecepatan 10 Gbps, frekuensi 600 MHz, digunakan untuk Gigabit Ethernet dan kebutuhan kecepatan tinggi lainnya.

Kabel Cat 5 dan 6 masih banyak digunakan. Perbedaannya termasuk lapisan plastik di Cat 6 dan perbedaan tulisan kode pada kabel. Kabel Cat 7 adalah yang terbaru, cocok untuk transmisi data kecepatan tinggi seperti Gigabit Ethernet.

Berikut beberapa informasi tentang kabel UTP, termasuk pengertian, fungsi, dan jenis-jenis. Setelah membaca penjelasan ini hingga akhir, Anda akan menemukan bahwa membuat kabel ini tidaklah rumit.

Jika kalian ingin tahu, bagaimana cara Mengkonfigurasi Kabel UTP. Kalian bisa menonton video dibawah ini :

Sumber : https://www.domainesia.com/berita/kabel-utp-pengertian-komponen/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *